Lembaran demi lembaran mulai tercoret
Kini sijari mungil mulai menari
Bergerak dengan lentik
Mengisahkan beberapa kata-kata
Ku coba memandang dari arah sebrang
Yang qw tak tahu apakah gerangan
Biarkan aku menggapai walau hanya bayang
Karna qw tahu ini tak nyata
Lihatlah langit menampkan warna indah
Namun hanya dapat ku pandang
Dan tak kurasa mulai perlahan
Setetes demi tetes membasahi tubuh
Terkadang apa yang kau lihat tak seprti apa yang tersirat.
Terkadang apa yang kau pikirkan tak seprti apa yang kau rasakan
Dan terkadang apa yang kau benci tak seprti di hati
Hidup bukan tentang siapa yang terbaik
Tapi tentang siapa yg berbuat baik.
Bukan yang berpura-pura baik
Ataupun mendadak jadi baik
Mata melihat,
Namun hati menilai
Rasa kecewa tak akan menjamu
Andai kau mampu mengerti aku.
Biarkan menjadi catatan kecil dalam hati
Bahwa engkau pernah bertahta d
Meski hanya dalam jejak.
By nurlaely
Pammanu, 23 Maret 2020
Komentar
Posting Komentar